Stok Vaksin Covid-19 di Parimo Agustus Baru Nambah

  • Whatsapp
Keterangan Foto : Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Parigi Moutong Elen Nelwan. (Foto : Thilonk)

PARIMO – radarparimo.com – Dinas Kesehatan Kabupaten Parigi Moutong memastikan stok Vaksin Covid-19 di sejumlah fasilitas kesehatan akan kembali normal seperti sebelumnya.

“Vaksin Covid-19 sebenarnya ada di fasilitas kesehatan. Hanya saja jumlahnya tidak banyak,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan Parigi Moutong, Ellen Ludya Nelwan saat dihubungi, Kamis (30/7/2021).

Bacaan Lainnya

Ellen mengatakan, kuota vaksin diberikan di daerah saat ini memang belum mengalami penambahan dari pemerintah provinsi. Sebab, berdasarkan informasi jatah vaksin dari pihak Kementerian Kesehatan juga terbatas.

Alasannya, fokus pendistribusian vaksin masih menyasar wilayah dengan jumlah kasus tertinggi di Indonesia, seperti pulau Jawa dan Bali.

Namun, kondisi tidak akan berlangsung lama, sebab pihak kementerian menjanjikan, akan memberikan penambahan vaksin bulan depan.

“Bulan depan semuanya akan kembali normal. Kami harapkan masarakat juga bisa lebih bersabar,” terangnya.

Selain itu, pihaknya juga sebelumnya telah melakukan komunikasi dengan pemerintah provinsi terkait besarnya kebutuhan vaksin di daerah. Ia berharap, upaya menuntaskan vaksinasi di Parimo dapat segera terselesaikan.

Meningkatnya permintaan masyarakat untuk melakukan vaksinasi belakangan ini, diperkirakan karena mulai diberlakukannya sertifikat vaksin sebagai persyaratan perjalanan. Selain itu, tingginya kekhawatiran mereka akan terpapar virus, akibat meningkatnya kasus Covid-19 saat ini.

“Kemungkinan karena itu, makanya banyak masyarakat mencari vaksin saat ini. Kami tetap berupaya semaksimal mungkin menyiapkan stok vaksin,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Ellen pun berpesan, masyarakat tidak abaikan protokol kesehatan, dalam melaksanakan kegiatan diluar rumah. Sebab, kesadaran masyarakat untuk tetap menggunakan masker, mencuci tangan dan jaga jarak, akan mencegah penyebaran Covid-19.

“Kesadaran masyarakat akan membantu pemerintah menekan angka penularan virus ini,” tuturnya. (abt)

Pos terkait