Program Pemda Bagi Petani Rumput Laut Desa Ogotion Belum Beri Efek

  • Whatsapp
Kades Ogotion bersama petani tengah memanen rumput laut. (Foto : Ist)

PARIMO – radarparimo.com Produksi rumput laut di wilayah Desa Ogotion Kecamatan Mepanga  setiap bulan mencapai 15 ton, komoditi unggulan itu akan dikirim ke Provinsi Gorontalo dan Sulawesi Selatan. Hal itu diungkap Kepala Desa Ogotion Budi Ujing saat dihubungi Selasa (26/10/2021).

Budi mengatakan, dengan potensi itu warga yang kebanyakan  kaum ibu kesehariannya bekerja sebagai petani rumput laut, mereka  mendiami pesisir pantai.

Bacaan Lainnya

Menurut Budi warganya mengelola rumput laut dengan luasan 60 hektar yang terbentang dari Dusun Ogodako hingga perbatasan Desa Malino, Kecamatan Ongka Malino.

Rumput laut tersebut, dikelola delapan kelompok,  hingga saat ini masih terus berproduksi, yang difasilitasi oleh pemerintah desa  para petani rumput laut ini diberikan bantuan berupa alat pengelolaannya.

“Pemerintah Desa membantu mereka melalui dana desa, agar pengelolaan rumput laut terus berjalan. Sehingga aktivitas mereka menjadi salah satu penunjang ekonomi,” jelasnya.

Kades Budi juga mengaku, hingga kini program pemerintah baik Kabupaten dan provinsi belum maksimal. Banyak program berupa sosialisasi yang dilakukan tidak berefek sama sekali kepada petani.

Para petani hanya mengandalkan pengetahuan lokal untuk pengelolaan, dengan pengetahuan itu mereka dapat menentukan proses pembiakan rumput laut.

“Rumput laut kami salah satu komoditi unggulan selain beras dan komoditi lainnya,” kata Kades tiga periode itu.

Bahkan menurutnya, pemerintah Provinsi Sulteng, mewacanakan desa Ogition menjadi Kampung Rumput Laut, namun sampai detik ini hal itu tidak terealisasi.

Ia berharap, program pemerintah dapat terealisasi , sebab hanya desa Ogotion yang berhasil membudidayakan rumput laut sampai saat ini. (abt).

Pos terkait