Perbaikan Pipa Induk SPAM Wilayah Parigi Telah Selesai diKerjakan

  • Whatsapp
Plt Kadis PUPRP Rivai,ST juga mengucapkan terima kasih kepada semua staf pemeliharaan UPTD SPAM unit Parigi, yang selama 41 hari tanpa mengenal hari libur tetap bekerja memperbaiki pipa, Foto : PUPRP Online

PARIMO – Pelaksana tugas (Plt) kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Parigi Mautong, Rivai ST, MSi. menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada semua tim staf pemeliharaan UPTD SPAM unit Parigi,yang bekerja di lapangan.

Rivai ST,MSi. mengatakan Upaya perbaikan pipa induk Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) wilayah Parigi telah selesai dikerjakan setelah menghabiskan waktu selama 41 hari.

Bacaan Lainnya

Pipa induk  yang putus diakibatkan banjir yang menerjang sejumlah wilayah kota Parigi, membuat distribusi air bersih untuk warga di wilayah Eks Kecamatan Parigi mengalami gangguan.

“Alhamdulillah, sore tadi tepat dihari ke 41 perbaikan pipa spam yang terkena banjir sudah selesai dikerjakan,” Ujar Plt Kadis Rivai ST,MSi. melalui pesan singkat Whatsapp. Selasa, (20/10/2020).

“berdasarkan pemantauan di lapangan mala mini, air sudah mengisi bak Instalasi Pengolahan Air (IPA),” Tambahnya.

“Rivai juga mengucapkan terima kasih kepada semua staf pemeliharaan UPTD SPAM unit Parigi, yang selama 41 hari tanpa mengenal hari libur tetap bekerja memperbaiki pipa,” imbuhnya.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat parigi, yang selama 41 hari  tidak bisa menikmati air bersih khususnya pelanggan SPAM wilayah Parigi yang hingga saat ini belum mendapatkan air bersih

“Inshaa Allah dengan adanya musibah ini pelayanan kami akan lebih ditingkatkan,” pungkasnya.

Setelah selesai memperbaiki pipa induk yang putus kata Rivai, rencananya untuk beberapa waktu ke depan tim pemeliharaan SPAM akan melakukan perbaikan jaringan pipa distribusi yang rusak di sejumlah lokasi.

“Selanjutnya tim pemeliharaan dibawah pimpinan om Cae akan melakukan perbaikan terhadap jaringan pipa distribusi seperti pipa yang putus di desa Baliara,” tutupnya. (Abt/SL)

Pos terkait