Pemda Parimo Lakukan Sejumlah Persiapan Gelar Vaksinasi Merdeka

  • Whatsapp
Sekretaris Daerah Kabupaten Parigi Moutong Zulfinasran hadiri Rapat Koordinasi Pelaksanaan Vaksin Merdeka. (Foto : Prokopim Pemda Parimo)

PARIMO – radarparimo.com Pemerintah Daerah (Pemda) Parigi Moutong sedang mempersiapkan pelaksanaan vaksinasi merdeka, yang serentak akan digelar diseluruh wilayah di Indonesia.

“Banyak hal-hal yang perlu menjadi perhatian agar pelaksanaan vaknsinasi nanti di lapangan dapat berjalan sukses,” ungkap Sekretaris Daerah Parigi Moutong, ZulfinasranAchmad saat menyampaikan arahannya dalam rapat persiapan vaksinasi merdeka, di ruang aula Dinas Kesehatan, Jum’at (3/9/2021).

Bacaan Lainnya

Dia mengatakan, ada dua pesantren menjadi fokus Pemda untuk vaksinasi merdeka, dengan jumlah peserta di vaksinasi sebanyak 1150 orang.  Sementara, jumlah kelompok keagamaan sebanyak 1000 orang dalam waktu bersamaan.

Olehnya, dia meminta kepada OPD terkait untuk memperhitungkan berbagai kebutuhan dalam pelaksanaan tersebut, seperti jumlah tenaga vaksinator, yang akan dibutuhkan agar target vaksinasi dapat terselesaikan dalam satu hari.

Kemudian, pihaknya menyarankan menggunakan tenaga  perawat atau bidan, sebagai tenaga screening, untuk mengantisipasi kekurangan tenaga dokter saat pelaksanaan vaksinasi.

“BPBD diharapkan mendata kembali dan mengatur teknis pelaksanaannya seperti apa, tenaga vaksinator berapa banyak, tenaga scrining berapa banyak dan tenaga pencatat berapa banyak yang dibutuhkan,” ujarnya.

Sementara itu, Kabag Ops Polres Parimo, AKP. Junus Achpah mengatakan, pelaksanaan kegiatan vaksinasi akan dilakukan di pondok pesantren sanawiyah di desa Kota Nagaya Kecamatan Bolano Lambunun sertan Pondok Pasantren Darusada Desa Tinombala Jaya. Selain itu, sasaran lainnya adalah kelompok keagamaan Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) di di Desa Torue Kecamatan Torue.

Menurut dia, kegiatan ini menindaklanjuti program penanggulangan Covid 19 yang di prakarsai Kementerian Sekretariat Negara.

“Vaksinasi untuk Pondok Pesantren akan dilaksanakan pada tanggal 6 sampai 7 september 2021 dan untuk PHDI Kabupaten Parimo akan dilaksanakan pada tanggal 11 september 2021,” ungkapnya.

Selanjutnya pada pelaksanaan nantinya, dirancanakan Presiden bersama Kapolri dan Panglima TNI, Kementrian Kesehatan juga akan melakukan Video Conference (Vitcon) dengan seluruh peserta vaksinasi di Indonesia.

“Oleh sebab itu kami dari Polres yang ditunjuk dari Polda Sulawesi Tengah memohon dukungan kerja sama Dinas Kesehatan, serta unsur Forkopimda, untuk bersama-sama mensukseskan vaksinasi merdeka ini,” ujarnya. (*/abt)

Pos terkait