KBN Korosondaya di Parimo Fokus Pengembangan Durian Montong

  • Whatsapp
Sekretrais Daerah Kabupaten Parigi Mo, Zulfinasran Achmad.

PARIMO – radarparimo.com Kampung Bahari Nusantara (KBN) Korosondaya di Desa Sausu Tambu Kecamatan Sausu, Parigi Moutong Sulawesi Tengah akan menjadi pusat pengembangan durian Montong setelah ditandatangani perjanjian kerjasama Perusahaan Fresh Durian Nusantara (FDN) dengan dua Kelompok Tani Hutan di wilayah setempat.

“Insya Allah dengan terbentuknya dua kelompok ini bisa lebih menggerakkan masyarakat, dan lebih meningkatkan perekonomian dua atau tiga tahun kedepan,” ungkap Sekretrais Daerah Parimo, Zulfinasran Achmad, saat meghadiri acara penanaman pohon Durian KBN, Rabu (15/9/2021).

Bacaan Lainnya

Dia menyebutkan, para petani jangan langsung berpuas diri dengan apa yang telah dilakukan saat ini, dan beranggapan akan segera menghasilkan keuntungan dalam waktu singkat.

Sebab, pengembangan Durian Montong diawali dengan penanaman pohonnya saat ini, jelas akan berproses dan baru akan mendapatkan hasilnya tiga atau empat tahun ke depan,

“Yakinlah kita semua sudah pahami, proses kegiatan ini. Apalagi untuk penanaman durian itu akan memberikan dampak hasil dua, tiga atau empat tahun kedepan,” ujarnya.

Dia mengatakan, pemerintah daerah memberikan apresiasi kepada Danlanal Palu dan Pol Airud Parigi Moutong, karena menetapkan Desa Tambu sebagai Desa Binaan pengembangan potensi daerah.

Sekda juga mengapresiasi perusahaan FDN, karena bisa menjadi mitra untuk pemerintah desa dalam pengembangan durian Montong.

Ke depan  pembinaan dari pemerintah daerah akan tetap dilakukan melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan, bersama Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (PMD).

Zulfinasran pun mengucapkan selamat atas Komandan Pangkalan TNI AL Palu, Kolonel Marinir Marthin Luther Ginting M.Tr.Hanla yang mendapatkan predikat Lanal teladan.

Sementara itu, Komandan Pangkalan TNI AL Palu Kolonel Marinir Marthin Luther Ginting M.Tr.Hanla mengatakan, dari 13 kabupaten Danlanal mengambil keputusan untuk penempatan KBN di Parimo, tepatnya di Desa Tambu kecematan Sausu, karena melihat besarnya potensi di wilayah setempat.

Menurut dia, konsep KBN mencangkup beberapa klaster yakni, mulai dari edukasi, pertahanan, kesehatan dan ekonomi. Tujuannya, untuk membantu masyarakat di seputaran Desa Tambu mengembangkan daerahnya.

Diharapkan, masyarakat memberikan dukungan penuh untuk pelaksanaan kebijakan dari pemerintah daerah, dan dapat membantu pengembangan penanaman durian yang sedang dirintis saat ini.

“Kami dalam hal ini sebagai pembina KBN akan membantu perusahaan FDN mensosialisasikan ke masyarakat, berkerja sama dengan pemerintah desa, pemerintah kecamatan dan pemerintah kabupaten,” kata dia.

Ke depan kata dia, pelaksanaan penanaman pohon Durian ini dapat dimaksimalkan dengan sebaik-baiknya, untuk meningkatkan pekonomian dan memajukan Kecamatan Sausu. (*/abt)

Pos terkait