Hari Pertama Ujian PPPK, Sembilan Peserta Tanpa Keterangan

  • Whatsapp
Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Parigi Moutong, Sunarti. (Foto : Thilonk)

PARIMO – radarparimo Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sunarti mengatakan peserta yang mengikuti ujian kompetensi Pegawai Pemerintahan dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Parigi Moutong tahap pertama ini sebanyak 460 orang, namun sembilan orang tidak hadir, tanpa keterangan.

“Meskipun ke sembilan peserta itu tidak dapat hadir dalam ujian kompetensi tahap pertama ini, namun tidak serta merta dinyatakan gugur. Sebab, mereka masih diberikan kesempatan mengikuti ujian yang sama pada tanggal 18 September nanti” ujar Sunarti, Senin (13/9/2021).

Bacaan Lainnya

Sunarti mengungkapkan pelaksanaan ujian kompetensi calon PPPK itu, tidak hanya diikuti oleh yang berdomisili untuk wilayah Parigi Moutong saja. Tetapi, juga diikuti peserta dari Kabupaten Toli-Toli, dengan penempatan lokasi ujian di SMA Negeri Torue.

“Pelaksanaan ujiannya berada di tiga lokasi, yaitu SMA Negeri Torue, SMA Negeri 1 Parigi, SMK Negeri 1 Parigi. Sementara waktu pelaksanaannya mulai hari ini  Senin 13 September hingga Jum’at 18 September 2021,” jelasnya.

Pelaksanaan ujian dibagi 10 hingga 20 orang setiap peserta dalam satu kelas. Sementara waktu pelaksanaannya dibagi dua sesi ujian. ucapnya

Sunarti menuturkan, setiap peserta diwajibkan memiliki rapid tes sebagai syarat untuk mengikuti ujian kompetensi. Apabila terdapat peserta yang dinyatakan reaktif dari hasil pemeriksaan itu, maka yang bersangkutan tidak bisa mengikuti ujian kompentensi tahap satu atau ditunda agar dapat memulihkan kesehatan terlebih dahulu.

“Jadi mereka yang reaktif diminta untuk isolasi mandiri, dan akan diikutkan pada tahap kedua,” jelasnya.

Selain itu, dalam pelaksanaan ujian kompetensi calon PPPK ini pihak pemerintah membagi tiga tahap pelaksana. Bagi peserta yang tidak dinyatakan lulus pada tahap ini akan diberikan kesempatan pada tahap dua dan tiga.

Selain itu juga, beberapa peserta yang dinyatakan lulus pada seleksi berkas, namun tidak mendapatkam keterangan lokasi dan waktu pelaksanaan pada kartu ujiannya, akan diikutkan pada tahap kedua.

“Ada tiga kali diberikan kesempatan bagi guru yang belum lulus tahap ini, dan mereka yang tidak memiliki lokasi ujian akan diikutkan pada tahap berikutnya,” pungkasnya. (abt)

Pos terkait