DPRD Parimo Tutup Masa Persidangan Ke II

  • Whatsapp

PARIGI – Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Parimo Sulawesi Tengah,tentang agenda pengesahan jadwal paripurna pada masa persidangan III tahun 2020.

Atas laporan reses anggota DPRD Parimo,Penjelasan bupati atas KUA dan PPAS tentang perubahaan APBD tahun 2020.

Serta dilanjutkan dengan penutupan masa persidangan II, sekaligus dengan pembukaan masa persidangan III tahun 2020.

Rapat tersebut dipimpin langsung Ketua DPRD Sayutin Budiyanto, S.Sos didampingi Wakil Ketua I  Faisan Badja dan wakil Ketua II Sugeng salilama, serta di hadiri Wakil Bupati H.Badrun Nggai SE. serta 25 anggota dprd  dan diikuti Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemda parimo,bertempat diruang sidang DPRD,Senin 31/8/2020.

Sebelumnya, dokumen hasil reses diserahkan Ketua DPRD  kepada Wakil Bupati Parimo,laporan reses masa sidang II tahun 2020.

Alfrets M. Tonggiroh, M.Si selaku ketua komisi III, menyampaikan dari hasil reses anggota DPRD  perseorangan  dimasing-masing dapil, telah melaksanakan penyerapan aspirasi dan sistem kinerja, melalui mitra kerja komisi ditingkat kecamatan dan desa.

Serta usulan dan kendala-kendala serta penanganan masalah untuk instansi terkait.

kemudian sosialisasi tentang produk hukum dan kebijakan yang sedang ataupun yang telah dibuat, selanjutnya dirumuskan oleh DPRD atau Pemerintah.

Kemudian sosialisasi kegiatan serta program kerja partai, dan membentuk kembali kepercayaan masyarakat terhadap kinerja anggota DPRD.

Serta memberikan pemahaman terhadap masyarakat tentang fungsi dan tugas anggota DPRD dalam melaksanakan konsolidasi dan koordinasi kepada pejabat pemerintah, kecamatan dan desa untuk menampung aspirasi dari masyarakat. Jelas Alfrets Selaku Ketua Komisi III DPRD.

Wabup Parimo Badrun Nggai  SE. dalam sambutannya menjelaskan, secara garis besar bahwa pedoman penyusunan anggaran pendapatan dan belanja daerah tahun anggaran 2021, bahwa yang menjelaskan Pemerintah Kabupaten/Kota dalam menyusun rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) harus sejalan dengan pencapaian 7 Prioritas Pembangunan Nasional dan penyusunannya disesuaikan dengan kondisi dan karakteristik masing-masing daerah. Ujarnya

Dikatakannya tujuan prioritas pembangunan nasional tersebut meliputi.

1.Memperkuat ketahanan ekonomi untuk pertumbuhan yang berkualitas dan berkeadilan.

  1. Mengembangkan wilayah untuk mengurangi kesenjangan dan menjamin pemerataan.
  2. Meningkatkan sumber daya manusia berkualitas dan berdaya saing.
  3. Revolusi mental dan pembangunan kebudayaan.
    1. Memperkuat infrastruktur untuk mendukung pengembangan ekonomi dan pelayanan dasar.
    2. Membangun lingkungan hidup, meningkatkan ketahanan bencana dan perubahan iklim. dan
    3. Memperkuat stabilitas politik, hukum pertahanan, keamanan dan transformasi pelayanan publik.

    Lanjut Badrun , sinergitas antara kebijakan pemerintah dengan pemerintah daerah dimaksud juga harus memperhatikan arah kebijakan fiskal,

    Pemerintah tahun anggaran 2021 dengan tema percepatan pemulihan sosial ekonomi dan penguatan reformasi untuk keluar dari Middle Income Trap atau daerah yang berhasil mencapai tingkat  pendapatan menengah, tetapi tidak dapat keluar dari tingkat  tersebut untuk menjadi daerah maju. Ungkap Wabup

    “Keberhasilan yang kita capai saat ini tidak terlepas dari kerja keras bersama Eksekutif dan Legislatif serta tokoh masyarakat, agama, pemuda, wanita dan para insan pers yang dimulai dari tingkat kabupaten sampai tingkat desa.

    Kerjasama yang telah kita bangun bersama ini terus kita jaga dan dilaksanakan demi pencapaian Kabupaten Parimo yang maju dan sejahtera.”(Abt/ddy)

Pos terkait