Bupati Parimo Perintahkan Bantu Korban Gempa Sulbar

  • Whatsapp
Sekda Parigi Moutong Zulfinasran,S,STP M.Si. (Foto : Thilonk)

PARIMO – radarparimo.com – Bupati Parimo Samsurizal Tombolotutu perintahkan bawahannya bantu korban bencana akibat gempa di Provinsi Sulawesi barat.

“Sesuai perintah pimpinan atas kepedulian kemanuasian kita ke provinsi tetangga, sehingga kita perlu menyikapai kepedulian kita  terhadap saudara- saudara kita yang menjadi korban akibat gempa,” ujar Sekda Parimo Zulfinasran S,STP, MSi. ditemui usai rapat di kantor BPBD Sabtu (16/1)

Bacaan Lainnya

Zulfinasran jelaskan sebagai tindak lanjut perintah Bupati pihaknya sudah menurunkan dua tim yakni dari Tim TRC BPBD dan Tim TAGANA Dinas Sosial Parigi Moutong  yang  turun bersama dengan Provinsi Sulawesi Tengah.

Lanjut Zulfinasran, tim yang diturunkan bertugas melakukan analisa serta melihat situasi dan kondisi yang ada di lokasi bencana, agar diketahui berbagai hal yang diperlukan segera disiapkan dan diberangkatkan bersama tim berikutnya.

“Kemudian kita bisa membuka posko dan dimana saja titik  lokasi  yang menjadi tanggung jawab kita untuk membantu keluarga yang di tempat pengungsian,” lanjut Sekda Zulfinasran.

Terbaru ungkap Zulfinasran pihaknya telah dapat Laporan dari tim, serta sudah mendapatkan lokasi yang akan dijadikan posko.

Selain korban bencana, pihaknya kata Zulfinasran juga menaruh perhatian terhadap tim yang diturunkan, dan kondisi terkini di daerah yang tengah berupaya menghadapi pandemi covid 19 saat ini.

Berdasar hasil rapat sebut Zulfinasran, Pemda Parigi Moutong  juga menyediakan Tim Relawan Medis dari Rumah Sakit Anuntaloko 5 orang dan dari Dinas Kesehatan juga 5 orang dengan membawa dua ambulans.

“Dua Ambulans yang disediakan dari  PMI Parigi Moutong dan juga  dari dinas kesehatan serta obat obatan yang dibutuhkan,” ujar dia

Sesuai laporan dari lokasi bencana yang paling banyak dibutuhkan kata Sekda berupa tenda, selimut serta popok bayi dan air bersih.

“Kita perlu pahami bahwa bencana ini adalah hal yang tidak bisa kita duga terjadi,tentu pemda serta keluarga kita yang di wilayah Sulawesi Barat tidak mengharapkan hal ini terjadi, ” kata Zulfibasran (Abt)

Pos terkait