229 Perguruan Tinggi Jalin Kerja Sama dalam Program Praktisi Mengajar

foto : Istimewa

Tangerang, radarparimo.com –  Sebanyak 229 perguruan tinggi dari total 245 perguruan tinggi pelaksana, menandatangani perjanjian kerja sama pelaksanaan Program Praktisi Mengajar Angkatan 2 Tahun 2023, Senin (15/5) di Tangerang, Banten.

Kegiatan ini dilakukan sebagai ajang untuk memperkuat komitmen dan sinergi Perguruan Tinggi Pelaksana, Tim Pelaksana Program, serta pemangku kepentingan lainnya untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan program.

“Kehadiran Bapak/Ibu pada kegiatan hari ini juga sebagai bentuk komitmen kita untuk mendukung penuh proses pembelajaran dan meningkatkan kapasitas mahasiswa melalui Program Praktisi Mengajar. Dengan adanya kegiatan hari ini, semoga pelaksanaan Program Praktisi Mengajar Angkatan 2 tahun 2023 bisa benar-benar memenuhi harapan yang sudah kita targetkan bersama,” tutur Direktur Sumber Daya, Direktorat Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi, Mohammad Sofwan Effendi, di Tangerang, pada Senin (15/5), dilansir dari laman Kemendikbud.

Sementara itu, Pelaksana tugas (Plt.) Direktur Kelembagaan dan Sumber Daya Pendidikan Tinggi Vokasi, Muhammad Fajar Subkhan, mengungkapkan bahwa Program Praktisi Mengajar merupakan wadah kemitraan dan penyelarasan pendidikan vokasi dengan dunia usaha dan dunia industri.

“Kita semua menyadari, bahwa sistem pendidikan perlu disesuaikan guna menghubungkan teori dan praktik di lapangan, supaya pembelajaran di perguruan tinggi lebih relevan dengan perubahan sosial budaya serta kebutuhan dunia kerja, dan lulusan yang dihasilkan menjadi intelektual yang siap berkarya,” urainya.

Pada kesempatan ini, Kepala Program Praktisi Mengajar, Gamaliel Waney, menerangkan bahwa pelaksanaan Program Praktisi Mengajar Angkatan 1 Tahun 2022 lalu mendapatkan penerimaan yang sangat baik dari perguruan tinggi, dosen, praktisi, dan tentunya juga mahasiswa.

Pelaksanaan angkatan pertama telah menghasilkan lebih dari 4.500 mata kuliah kolaborasi yang melibatkan ribuan praktisi di lebih dari 250 perguruan tinggi di seluruh Indonesia.

Gamaliel menambahkan pada pelaksanaan angkatan kedua tahun 2023, terdapat peningkatan yang signifikan baik dari jumlah mata kuliah kolaborasi maupun jumlah praktisi.

Sebanyak 4.738 praktisi akan hadir di kelas kelas perkuliahan dengan 7.935 mata kuliah kolaborasi yang akan dilaksanakan. Angka ini meningkat signifikan di mana tahun lalu terdapat 4.046 praktisi yang terlibat dan 4.966 mata kuliah kolaborasi.

“Kami ingin memberikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada seluruh pimpinan perguruan tinggi karena telah mempercayakan Program Praktisi Mengajar untuk hadir dan memberikan warna baru dalam proses pembelajaran di kelas.

Besar harapan kami, dengan terjadinya Kegiatan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama hari ini, dapat memperkuat komitmen kita bersama dalam penyelenggaraan program agar dapat mendorong terwujudnya sinergi yang lebih solid,” ucap Gamaliel. (Andrew/ia)