14 SD di Parimo Mendapat Bantuan Dari Kemendikbud

  • Whatsapp
Kepala Bidang Manajemen SD Disdikbud Parimo, Ince Pina
Kepala Bidang Manajemen SD Disdikbud Parimo, Ince Pina

PARIMO – Dimasa Pandemi Covid-19 beberapa sekolah dasar (SD) di Kabupaten Parigi Moutong mendapat bantuan dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan.

Kepala Bidang Manajemen Sekolah Dasar (SD) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Parigi Moutong, INCE PINA mengatakan, ada 14 Sekolah Dasar  yang mendapatkan  bantuan dari Kemendikbud, 8 SD mendapat bantuan berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK),berupa laptop.

Sedangkan, 6 SD lainnya mendapatkan bantuan alat terkait Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) yang  berkaitan dengan Covid-19, berupa, tandon, wastafel dan kran sarana untuk PHBS.”ujar kabid SD. Kamis, (26/11/2020).

Ince pina mengatakan, sejumlah SD yang mendapat bantuan TIK maupun PHBS, itu merupakan hasil penetapan dari pihak Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan berdasarkan Data Pokok Kependidikan (Dapodik).

Menurut ince pina, nominal dana bantuan untuk TIK, senilai Rp 88,5 juta. Sedangkan untuk PHBS Rp 15 juta per Sekolah. Kemudian, untuk pengadaan bantuan tersebut melalaui Sistem Informasi Pengadaan Sekolah (Siplah).

“Jadi, itu sama dengan belanja online dan Siplah  yang didapatkan dari laman Kemendikbud. Kemendikbud siapkan laman Siplah. setelah mereka mengklik Siplah muncul penyedia-penyedia dan spek-speknya.” jelasnya

Ia menambahkan, setelah muncul semua hasil dari mengklik laman tersebut terjadi pemesanan dan barang pun akan tiba dialamat sekolah yang dimaksud.

“Setelah barang pesanan datang, pihak sekolah memastikan apakah yang di pesan sudah sesuai dengan juknis, kalau memang sudah sesuai barulah kita transfer dananya. Pembayarannya tidak berbentuk tunai,semuanya melalalui transfer dan pertanggung jawabannya  akan di kirim kepada sekolah yang melakukan pemesanan.” ujarnya

Menurutnya  ketika melakukan pemesanan saat harga barang murah pastinya ada selisih uang belanja tersebut. Kenudian selisih itu nantinya dari pihak Kementerian sendiri yang akan menarik kembali.

“Dengan begitu, tidak repot lagi  sekolah  melakukan  pertanggungjawaban karna semuanya  aman. Jadi,nantinya ini mungkin akan diberlakukan oleh Kementerian terkait belanja-belanja Dana BOS misalnya membeli buku dan lainnya. Karena, baru bantuan ini pembelanjaanya lewat Siplah.

Ince pina mengatakan, bantuan TIK dan PHBS  pihaknya akan mendengar pengarahan dari pimpinan dalam hal ini Kepala Dinas terkait bantuan TIK dan PHBS.ungkapnya.(Abt)

 

Pos terkait